floppi.
Ngobrol dulu

Jasa Otomatisasi Pekerjaan & Proses Bisnis

Menyalin data, mengecek pesanan satu per satu, dan membuat rekap rutin menyita waktu. Floppi membantu menghubungkan langkah-langkah tersebut menjadi proses yang lebih ringkas dan mudah dipantau.

Diskusikan kebutuhan Anda
BERANGKAT DARI MASALAH NYATA

Pekerjaan berulang, biarkan berjalan otomatis.

Pesanan masuk melalui banyak jalur. Tim menyalin ulang informasi ke beberapa tempat, sehingga data berisiko tertinggal, ganda, atau berbeda.

Cocok untuk individu maupun tim dengan pekerjaan berulang, seperti memindahkan data, merekap pesanan, menindaklanjuti permintaan, dan membuat pengingat.

Apa yang bisa kita siapkan?

  • Pemetaan proses yang paling sering diulang
  • Alur otomatis dengan pemicu dan aturan yang disepakati
  • Pencatatan hasil serta pemberitahuan ketika proses gagal
  • Persetujuan manual untuk langkah yang membutuhkan keputusan
  • Panduan penggunaan dan pengujian skenario nyata
CONTOH PENERAPAN

Ketika pesanan diterima, data dapat masuk ke daftar kerja, tugas diteruskan ke tim terkait, dan pengingat tindak lanjut dibuat sesuai aturan bisnis.

Mulai dengan lingkup yang jelas

Kami mulai dari satu proses yang paling menyita waktu. Aplikasi yang dipakai, jumlah langkah, volume transaksi, dan penanganan pengecualian menentukan pendekatan yang dibutuhkan.

Kami membahas kebutuhan, prioritas, dan batasannya bersama Anda sebelum menentukan biaya serta jadwal. Dengan begitu, Anda bisa menilai solusi berdasarkan manfaatnya untuk kebutuhan Anda.

Pertanyaan tentang layanan ini

Haruskah semua proses diotomatisasi?

Tidak. Mulai dari pekerjaan berulang dengan aturan jelas. Keputusan sensitif dan kasus khusus tetap dapat memerlukan persetujuan manusia.

Bagaimana jika proses otomatis gagal?

Penanganan kegagalan, pemberitahuan, dan cara melanjutkan proses dibahas sejak perancangan agar tim mengetahui langkah berikutnya.

Apakah bisa memakai aplikasi yang sudah ada?

Sering kali bisa, selama aplikasi menyediakan akses integrasi yang sesuai. Kami memeriksa keterbatasannya sebelum menyusun solusi.

Masalah Anda.
Langkah kita berikutnya.

Cukup bawa ceritanya. Kita mulai dari sana.

Mari cari jalan keluarnya Bersama manusia yang mendengarkan dan ikut memikirkan.